subscribe: Posts | Comments

System Silva membawakan ke-’Cerahan’.

0 comments

SYSTEM ‘SILVA’ MEMBAWAKAN KECERAHAN BAGI AWAK
PESAWAT TERBANG YANG MEMPESONAKAN

Bila para pembaca telah banyak mengikuti naskah-naskah yang ditayangkan di dalam ‘kolom’ Magic Brain, maka akan diketahui bahwa penetrapanya tidak terbatas pada hanya kesehatan atau kepekaan saja. Bidang apapun, tanpa kecuali, dapat di-isi dengan ‘vibrasi’ yang ditimbulkan oleh adanya pelatihan dari teknik-teknik yang ber-kesinambungan yang dapat di-‘ K e n d a l i’-kan dengan seksama dan tuntas.

Dengan sendirinya kita tak dapat mengharapkan bahwa perkembangan systemnya akan cepat ‘L e n g k e t’ pada ‘Jiwa’ kita, disebabkan bahwa hal ini erat berhubungan dengan ‘Pematangan Alam’ yang kita ketahui tak dapat di-paksa-kan oleh keinginan serta tindakan manusia. Kekurangan waktu ‘kematangan’ yang tepat tidak akan membawakan suatu keberhasilan yang ‘optimal’ atau ‘seratus persen’. Menurut penyelidikan Ilmiah menanamkan suatu ‘K e b i a s a a n’ memerlukan kematangan selama .

Kita tidak perlu mencari jauh-jauh, tapi perhatikan saja keadaan disekeliling kita dimana oleh mereka yang sangat ber-‘ambisi’ melalui suatu cara pemaksaan akan menhadapi ‘masalah’, bukan demikian kenyataanya? Segala usaha yang kita laksanakan harus melalui suatu kondisi ‘W a k t u’ yang sesuai! Inilah yang banyak diantara kita seakan sangat tergesa-gesa di dalam mencapai tujuan yang telah di-angan-angan-, perhitung-, impi-kan, bukan? Karena hidup terasa pendek?

Banyak waktu akan terbuang bila hasilnya tidak memenuhi hasrat, sehingga harus diadakan pengulangan atau ‘strategi’ yang lain. Kita dengan demikian akan ‘Maju-Mundur’ dan akan juga menimbulkan ke-kecewaan, hal yang dapat menimbulkan ‘Stres’. Hal itu menandakan bahwa kita tidak ‘C e r a h’ di dalam menimbulkan pengelolaan arus pikiran.

Ke-cerahan dari arus pikiran tersebut kini dapat ditunjang dengan sempurna karena kita telah pula mempunyai ‘Pengendalian’ dari cetusan arus pikiran tadi yang dapat dilatih melalui penemuan ‘sains’ baru, dinamakan ‘P s y c h o r i e n t o l o g y’ oleh DR. Jose Silva.

Kembali kepada judul dari naskah ini, penulis ingin mengungkapkan bahwa mereka yang berkecimpung sebagai ‘Awak’ pesawat terbang di dalam hal pen-‘Cerahan’ Alam Pikiran, erat berhubungan dengan ke-’Peka’-an yang sangat ‘Intuitif’. Hal ini terkadang tak dapat diabaikan di dalam mengingat hal-hal yang pernah dipelajari pada saat dikembangkan menjdi ‘Pilot’ yang andal!

Tayangan berkala melaui program TV dari ‘National Geographic’ yang menyangkut penyelidikan kejatuhan pesawat terbang, menyatakan bahwa sering kali terjadi kekurangan di dalam kesempurnaan pembuatan komponen dan juga dari para pilot karena pengaruh berbagai kondisi yang di-alami oleh manusia. Disisnilah terbulkti bahwa system Silva telah dapat membantu di dalam peningkatan suatu ‘Kepekaan intuitif’ yang jitu.

Dengan adanya kemampuan suatu ‘Kepekaan’ yang mendalam serta tuntas, maka ‘Intuisi’ apapun yang timbul pada ‘Sanubari’ kita akan dapat dirasakan sebagai sesuatu yang dapat di-‘andal’-kan. Dan hal ini tidak di-khusus-kan bagi seorang ‘Pilot’, tapi dapat dipergunakan pada segala bentuk bidang pengetahuan di lingkungan seluas apapun.

Penulis ingat pernah membaca suatu berita pada tahun 1988. Di koran ‘Tokyo Simbun’, kalau tidak pada koran Jepang lainya, terdapat ulasan mengenai hal kepekaan yang telah dipaparkan sebagai berita yang menakjubkan. Staf teknis dari Japanese Air Line, menyatakan bahwa atas penyelidikan melalui dimensi ‘Subyektif’ dengan menggunakan kondisi ‘Alpha Optimal’ pada kondisi ‘meditatif’ dari System Silva, mereka menemukan ‘keretakan’ pada gantungan salah satu mesin pada sayap pesawat Boeing.

Pesawat ini direncanakan akan berangkat hari itu ke Los Angeles dengan mengangkut 250 orang beserta crew terbang. Setelah dilaporkan hal itu kepada managemen operasi, pesawat tak jadi diterbangkan atau ‘grounded’ untuk diselidiki ulang melalui mesin canggih. Padahal sebelumnya sudah juga melalui mesin tersebut itu. Keputusan Direksi JAL adalah, bahwa pesawat tersebut tetap ‘grounded’ sampai telah diadakan penyelidikan ulang dan reparasi. Para penumpang diarahkan memakai pesawat lain!

Para pembaca yang setia, penulis saat itu sedang mengajar system Silva di Hotel ‘ELMI’ Surabaya, dan dengan bangga menceritakan peristiwa tersebut kepada para peserta. Mungkin, karena lalu diadakan cerita itu dan menyebar dari mulut ke mulut, maka setelah itu, banyak peserta yang ingin belajar system Silva tersebut yang menambah jumlah di kota Surabaya menjadi hingga enam ribu lima ratus orang sampai tahun 1997. web search history Setelah itu, pelatihan yang demikian pesat berkembang, melamban dan berhenti dengan adanya ‘Krisis Keuangan’ yang saat itu sedang melanda seluruh Dunia termasuk Indonesia.

Disinilah lalu penulis juga telah mengadakan ceramah-ceramah di ‘Garuda Indonesia Airways’ saat dipimpin oleh Bapak ‘Lumenta’. Beberapa Pilot juga telah belajar dan kini banyak yang mempunyai kedudukan asyik di Air Line lainya karena Garuda masih kurang memberikan penghargaan melalui ‘income’ yang memadani dengan kecakapan dan kemampuan mereka.

Apakah yang dapat kita pelajari dari mereka yang telah berhasil dengan penggunaan System Silva? Tidak lain adalah me-‘Ningkat’-kan ‘Mutu’ atau qualitas ke-‘Jiwa’-anya di dalam menunaikan ‘Tugas’ atau ‘Missi’ yang telah di-‘Anugerah’-kan oleh Maha Pen-Cipta untuk me-‘lestari’-kan Ciptaan-Nya dengan suatu pembangunan ‘Kesejahteraan’ tapi bukan perusakan yang kini dimana-mana telah terjadi. Masih ingat apa yang dikatakan Silva di dalam ‘Pesan Agung’-nya mengenai penemuanya yang bakal dapat membantu umat manusia di dalam ‘Kemampuan’-nya yang ampuh?

Penulis akan berjoang terus selama sisa hidupnya untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan Baru ini yang ternyata merupakan ‘Jembatan’ antara ‘Psychologie’ dan ‘Para-Psychologie’. Demikianlah untuk di-renungkan dan ditindakan oleh kita semua tanpa kecuali serta meng-‘Amal’-kan pada lingkungan kita masing-masing sampai waktu ‘tanpa batas’!

Dengan adanya kemampuan kita yang berkesinambungan pada saat tertentu sudah ‘Pasti’ hal ini akan membawakan sesuatu yang baru yang didasarkan kepada ke-‘Positif’-an yang akan menyelebungi masyarakat kita tanpa harus memerangi dengan cara yang kurang sehat dan tepat di dalam menghilangkan gejala ‘Budaya KKN’ yang kelihatan memerlukan waktu yang lama sekali untuk dapat di-hilang-kan dari Jiwa kita untuk selamanya.

Siapakah yang mempunyai pendirian bahwa yang POSITIF dapat dikalahkan oleh yang NEGATIF? Dari kenyataan kita dapat belajar, bahwa nuansa ‘Negatif’ tidak dapat bertahan LAMA. Sekalipun dicari alasan-alasan dengan persekongkolan apapun yang ingin meng-‘Habisi’ ke-‘Positif’-an, bukan demikian sejarah telah selalu membuktikan? Akhirnya yang POSITIF akan ‘Unggul’.

Kini terletak pada diri kita untuk ingin maju secara POSITIF sesuai dengan kematangan Alam, ataukah se-Balik-nya dengan selalu dihadapkan pada MASALAH?

Pilihan berada pada diri kita masing-masing, Demikian Kenyataanya!!!


Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.